Linux Dan Perkembangannya

Posted: Juni 9, 2013 in Belajar

Linux adalah sistem operasi seperti Windows. Sama juga dengan windows yang mempunyai  banyak versi ada windows 98, XP, Vista, Windows 7, dll. Pada system operasi Linux kita  juga  mengenal  banyak  sekali  distribusi Linux ada Redhat, Fedora, Mandrive, Backtrack,  Blankon,  Ubuntu,  dll.  Memang  berbeda  dengan windows hanya dibuat dan dikembangkan oleh pihak microsoft, berbagai distro Linux ini dikembangkan oleh banyak kelompok orang, komunitas atas perusahaan.

              Gambar Perbedaan     yang    paling     mendasar       antara Windows dan  Linux adalah mengenai Hak Cipta-nya. Windows     adalah ilegal/melanggar   hukum    jika    kita mengcopy/    membajak    CD-nya  untuk      diedarkan  dan diperdagangkan.         Pada         Linux perangkat     lunaknya    bebas/gratis bisa  diperoleh  di internet, dapat digandakan, diedarkan dengan bebas, semua tanpa ada konsekuensi pelanggaran terhadap hukum. Karena Linux memang menggunakan hak cipta publik  yang  dikenal  sebagai  GNU Public  License (GPL).  GPL  pada dasarnya berusaha memberikan   kebebasan   seluas-luasnya   bagi   si  pencipta   perangkat    lunak    untuk mengembangkan  kreasi  dan  menyebarkannya  secara bebas  di publik.  Tentunya dalam penggunaan GPL ini kita masih diikat dengan norma, nilai dan etika.

               Karena   Linux   menggunakan    lisensi    GPL, maka Linux dapat digunakan dengan bebas,  bahkan  source  codenya  pun tersedia.  Distro  linux  dapat diperoleh dengan cara download langsung ke situs pengembangnya atau ke mirror-mirror local yang menyediakan akses download iso linux.

               Pada   perkembangan   selanjutnya,   Linux   juga   dipaketkan   dengan piranti lunak lain untuk  keperluan  tertentu  seperti  server,  desktop,  perkantoran, internet, multimedia, dan   lain-lain    sehingga  menjadikannya  apa yang  disebut  dengan  distribusi  Linux  atau yang sering  dikenal  dengan  istilah distro Linux. Karena sifat Linux yang terbuka, siapapun bisa
memaketkan Linux dengan piranti lunak pilihannya dengan cara pemaketan masing-masing untuk  membuat  distribusi  Linux.  Saat  ini  banyak  sekali terdapat distro-distro Linux yang memiliki segmen pasar,  fitur,  kelengkapan  dan  cita  rasa yang berbeda. Distro  Linux juga   bisa    disebut    sebagai  sistem operasi  atau  operating  system (OS) karena sudah memiliki piranti lunak untuk melakukan operasi pada komputer.

               Linux     pada     awalnya    berkembang  di  lingkungan  server,  karena  Linux sangat handal  dalam  hal kestabilan sistem. Namun dengan   semakin   pesatnya   dunia piranti   lunak  terbuka, Linux kini juga merambah ke dunia desktop. Perkembangan sangat pesat ini tidak lepas   dari   peran   para   sukarelawan   yang  berjasa  dalam  menyumbangkan  ide  dan tenaganya untuk mengembangkan Linux.

               Sebagai suatu sistem operasi, Linux secara umum memiliki berbagai kelebihan dan kekurangan daripada sistem operasi lainnya. Berikut adalah kelebihan dari Linux :

  • Linux bisa didapatkan secara bebas tanpa perlu membayar license.
  • Linux memiliki koleksi piranti lunak tersendiri yang sangat lengkap untuk keperluan desktop, laptop dan server.
  • Linux sangat stabil karena jarang sekali crash maupun hang.
  • Linux lebih aman terhadap virus, karena selain jumlah virus di Linux sangat sedikit juga sangat ketat dalam hal pengelolaan keamanan.
  • Perbaikan kutu (bug) atau cacat yang terdapat di linux sangat cepat, karena Linux dikembangkan secara komunitas dan setiap komunitas bisa memberikan masukan-masukan dan perbaikan untuk kutu atau cacat tersebut.

               Apapun   yang   memiliki    kelebihan   pasti  memiliki  kekurangan,  karena  pada hakikatnya apa yang diciptakan oleh manusia tidak akan pernah sempurna. Berikut adalah berbagai kekurangan dari Linux :

  • Linux  kurang  memiliki  dukungan  dari produsen piranti keras dalam hal ini penyedia piranti lunak pengendali (driver). Hampir semua piranti lunak pengendali yang saat ini ada  di Linux  merupakan  hasil  jerih  payah  komunitas,  dan  sebagaian kecil murni dukungan dari produsen piranti keras.
  • Linux   masih  kurang  didukung  oleh  beberapa  pembuat  permainan.  Kebanyakan pembuat permainan masih menggunakan sistem operasi Microsoft Windows sebagai platform mereka.

Sumber  :

  1. Buku panduan migrasi open source software (OSS) yang menggunakan lisensi Creative Commons Attribution ShareAlike 3.0 Unported License (CC by SA)
  2. http://ict4w.pemberdayaan-telematika.info

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s