Tua Itu Pasti, Dan Dewasa Itu Adalah Sebuah Pilihan

Posted: April 11, 2010 in Belajar

Mungkin anda berpikir bahwa dua kata tersebut memiliki makna yang sama. Terlebih ketika masih berusia belasan tahun (remaja). Dulu, kalo orang yang berumur 20 tahun keatas tuh pasti dah dewasa, coz umurnya dah jauh lebih tua dari pada gw.,hehe

Seiring dengan bertambahnya usia yang kini menapaki usia hampir 20 tahun , gw berpikir kembali bahwa sesungguhnya tua dan dewasa itu berbeda maknanya,

Menjadi tua merupakan suatu kepastian, karena hal tersebut adalah sunnatullah, waktu ga’ bisa balik lagi n’ so, pasti tiap-tiap dari kita berangsur-angsur akan menjadi tua secara fisik.

Tapi kalo dewasa adalah sebuah pilihan bagi tiap-tiap individu, dimana ia memiliki kematangan cara berpikir, merasa, dan bertindak dengan lebih bijaksana.

Orang yang dewasa  sudah mengerti akan hakikat hidupnya, mantap dalam menghadapi masalah dan risiko, sabar dan memiliki kepekaan terhadap lingkungan, selain itu orang yang dewasa itu sudah ga’ lagi egois. Justru ia akan berupaya bagaimana agar hidupnya dapat bermakna bagi sebanyak-banyak manusia.

Kalo sabda Rosulullah SAW, “Sebaik-baik diantara kamu adalah yang paling bermanfaat bagi sebanyak-banyak manusia.”

Tapi, kalo dalam Islam, orang disebut dewasa kalo dah mengalami masa akil baligh yang ditandai dengan datangnya menstruasi bagi wanita dan mimpi basah bagi laki-laki. Dimana kewajiban beribadah pada masa ini sudah diberikan dan ia sudah harus bertanggung jawab secara individu atas apa yang dilakukannya. Namun sayangnya, pada masa kini banyak remaja yang sudah dewasa secara fisik, namun masih kekanakan dalam berpikir.

Orang dewasa itu amat bijak dan tanggung jawab dalam mengambil keputusan dalam hidupnya. Tetap tegar dan bangkit jika mengalami kegagalan. Pokoke keren deh.. ^_^

menurut gw, orang dewasa itu pastinya smart, coz dia terbiasa menangkap hikmah/makna dalam hidupnya, diresapi, dan ditambah dengan wawasannya yang luas bikin ia tambah bijak dalam menjalani hidup.

Dia punya integritas yang tinggi, tanggung jawab, punya jiwa kepemimpinan, wah… kayak model CEO masa depan aja, yang mengadopsi gaya kepempinanan Rasulullah SAW yaitu dapat dipercaya dan kredibel (Shidiq, amanah), cerdas dalam menghadapi tantangan dan persoalan (Fathonah), Motivator, dan dapat memberikan pengaruh positifnya bagi orang yang dipimpinnya (Tabligh)

gw juga sering mengamati orang-orang yang aku kenal (termasuk diri sendiri), atau orang yang baru saja  kenal bahkan aku temui.. (maklum deh people watcher, he..he..)

Teringat kisah Usamah bin Zaid ra, yang dimasa pemerintahan khalifah Umar bin Khatab ra, diangkat menjadi panglima perang. Padahal umurnya baru sekitar 18 tahun. Wow, masih muda banget dah jadi jendral, keren banget… Sungguh watak yang amat matang ketika pemuda di Indonesia saat ini banyak yang masih gamang dan bingung. Kematangan Usamah bin Zaid ini, pastinya tidak lepas telaga ilmu dari didikan Rasulullah SAW, dengan cahaya Al Quran dimana ia dengan mantap dapat mengenal Robbnya, dengan aqidah yang kuat dan kesadaran akan makna hidup dan keinginan yang kuat untuk meraih kebahagiaan dunia akhirat.

So, intinya menurutku tua itu pasti dan dewasa itu pilihan.

Kedewasaan berciri pada kematangan berpikir, wawasan yang luas, kemandirian dan tanggung jawab, dan yang lebih penting lagi, kedewasaan seseorang dapat tercermin dari kemantapan seseorang pada hakikat hidup ini, dan tetap tegar dalam menghadapi tantangan, n’ dari semuanya itu pribadi tersebut dapat memberikan makna bagi sebanyak-banyak manusia

Jangan heran kalo ada orang yang usianya masih belasan tahun namun lebih bijak dalam berpikir dari orang yang usianya 30-50 tahun keatas. Inilah makna tua itu pasti, namun dewasa adalah pilihan…

Dalam sehari…

Ada orang yang mampu menghasilkan ratusan karya,

Ada yang mampu menghasilkan puluhan karya,

Ada pula orang yang menghasilkan belasan karya..

Ada juga orang yang mampu menghasilkan satu karya

Semua karya tersebut bermakna dalam hidup diri orang tersebut bahkan bermanfaat pula untuk orang lain.

Tapi disaat yang sama, dalam sehari ada orang yang jangankan berkarya untuk orang lain, mengurusi dirinya saja tidak mampu, padahal secara fisik sama-sama sehat..

Inilah yang membedakan kedewasaan seseorang. Inilah makna tua itu pasti dan dewasa itu pilihan.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s